Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Sederhana

Surat Perjanjian Jual Beli yaitu surat yang dibentuk oleh pihak–pihak yang ingin melaksanakan transaksi jual beli harta benda berharga dengan nilai harga yang cukup besar menyerupai kendaraan, bangunan, tanah, perhiasan, dan barang–barang berharga lainnya. Manfaat dari adanya Surat Perjanjian Jual Beli ini, contohnya :
  •  Sebagai bukti bahwa telah terjalin kesepakatan transaksi jual beli antara kedua belah pihak yang bersangkutan.
  • Surat Perjanjian Jual Beli sanggup dijadikan alat bukti apabila ada salah satu pihak yang melanggar perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.
Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara menciptakan dan Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Sederhana. Secara garis besar hal-hal penting yang harus diperhatikan dikala menyusun Surat Perjanjian Jual Beli Rumah, antara lain :
  1. Menyebutkan identitas kedua belah pihak yang bersangkutan.
  2. Menerangkan deskripsi objek (rumah) yang akan diperjualbelikan. Mulai dari harga, sertifikat, batas-batas wilayah dan segala hal yang berafiliasi dengan objek tersebut.
  3. Menghadirkan saksi.
  4. Menyebutkan jaminan dan peraturan-peraturan kesepakatan menyerupai cara pembayaran, waktu pembayaran, dan lain-lain.

pihak yang ingin melaksanakan transaksi jual beli harta benda berharga dengan nilai harga yan Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Sederhana
Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Sederhana


    Tanpa perlu berlama-lama, berikut pribadi saja kita simak Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Sederhana agar lebih gampang untuk memahami.

Contoh :

    Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama        : Paijo
Umur        : 40 Tahun
Pekerjaan    : Pegawai Negeri Sipil
Alamat        : Nganti
Nomor KTP    : .................

    Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama        : Paijan
Umur        : 25 Tahun
Pekerjaan    : Wiraswasta
Alamat        : Trini
Nomor KTP    : .................

    Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

    PIHAK PERTAMA dengan ini berjanji untuk menyatakan dan menyepakati untuk menjual kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA juga berjanji menyatakan serta menyepakati untuk membeli dari PIHAK PERTAMA berupa :

Sebuah bangunan rumah yang terletak di Sinduadi, Sleman, Yogyakarta dengan batas-batas tanah tersebut yaitu sebagai berikut :

Sebelah barat        : Berbatasan dengan tanah Lapangan Desa Sinduadi
Sebelah timur        : Berbatasan dengan tanah Ibnu Purwanto
Sebelah utara        : Berbatasan dengan tanah Jalan Ringroad Utara
Sebelah selatan    : Berbatasan dengan tanah H. Sugito

Dengan syarat dan ketentuan yang diatur dalam 9 (sembilan) pasal, berikut ini :

Pasal 1
HARGA

    Jual beli bangunan tersebut dilakukan dan disetujui oleh kedua belah pihak dengan harga bangunan sebesar Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Pasal 2
CARA PEMBAYARAN (berisi metode pembayaran, jumlah angsuran, dll.)

Pasal 3
JAMINAN (berisi jaminan yang dipakai dalam proses transaksi jual beli)

Pasal 4
SAKSI - SAKSI
    Adapun kedua orang yang akan bertindak sebagai saksi tersebut yaitu :

Nama        : Eko
Usia        : 45 tahun
Pekerjaan    : Pegawai Negeri Sipil
Alamat        : Ngemplak
Selanjutnya disebut sebagai Saksi I

Nama        : Dwi
Usia        : 41 tahun
Pekerjaan    : Pegawai Negeri Sipil
Alamat        : Nganti
Selanjutnya disebut sebagai Saksi II.

Pasal 5
PENYERAHAN

    PIHAK PERTAMA berjanji serta sepakat untuk menyerahkan akta rumah kepada PIHAK KEDUA selambat-lambatnya dua ahad sehabis pihak kedua melunasi seluruh pembayarannya.

Pasal 6
STATUS KEPEMILIKAN

    Terhitung semenjak ditandatanganinya Surat Perjanjian ini maka rumah tersebut beserta segala laba maupun kerugiannya sepenuhnya menjadi hak milik PIHAK KEDUA.

Pasal 7
PEMBALIKNAMAAN KEPEMILIKAN (berisi kesepakatan yang terkait dengan proses balik nama atas rumah tersebut)

Pasal 8
MASA BERLAKUNYA PERJANJIAN (penjelasan mengenai masa berlaku surat perjanjian)

Pasal 9
PENYELESAIAN PERSELISIHAN DAN LAIN - LAIN (jika terdapat hal-hal lain yang sekiranya perlu dicantumkan dalam perjanjian kesepakatan maka boleh dicantumkan pada pasal ini)

    Demikianlah Surat Perjanjan ini dibentuk dalam 2 (dua) rangkap yang bermaterai cukup dan memiliki kekuatan aturan yang sama. Serta ditandatangani kedua belah pihak dalam keadaan sadar serta tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak manapun dan dalam bentuk apapun.

Sleman. 16 Januari 2017
PIHAK PERTAMA,                                                  PIHAK KEDUA,


( Paijo )                                                                     ( Paijan )



Saksi I                                                                       Saksi II


( Eko )                                                                       ( Dwi )

Post a Comment for "Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah Sederhana"